Apa Itu Sindrom Iritasi Usus Besar, Penyebab dan Tandanya

Irritable bowel syndrome (IBS) atau sindrom iritasi usus besar termasuk dalam jenis penyakit yang sangat popule dan dan tersebar sangat luas: menurut perkiraan rata-rata, seperlima populasi dunia menderita penyakit ini.

Read More

Tidak ada gejala khusus yang memungkinkan diagnosis penyakit ini secara akurat, oleh karena itu sebagian besar pasien mencoba mencari penyebab ketidaknyamanan pada kerusakan organ, atau tidak menganggap dirinya sedang sakit.

Penyakit ini sendiri kadang kambuh kadang tidak jadi terkadang orang yang mengalaminya malah diabaikan begitu saja dan ciri utama sindrom usus ini adalah rasa tidak nyaman pada penderita terutama pada bagian perut.

Apakah IBS itu?

Penyebab sindrom iritasi usus besar pada orang dewasa adalah kelainan fungsional sistem pencernaan, yang dimanifestasikan dalam rasa sakit, perut kembung, diare, atau, sebaliknya, sembelit dan timbul tanpa ada gejala sebelumnya.

Baik anak-anak maupun orang dewasa rentan terhadap IBS, tetapi penyakit ini lebih sering didiagnosis pada orang yang berusia di atas 20 tahun, lebih sering pada wanita daripada pria.

Penyebab

Di antara penyebab yang paling mungkin dari gangguan semacam ini, ahli kesehatan banyak mengatakan penyakit ini disebakan oleh:

Depresi, stres, kecemasan, insomnia

Nah penyebab yang paling banyak memang karena kondisi jiwa dan pikiran. Maka tidak heran banyak orang mengatakan jangan sampai stress tetap bahagia karena itu kunci dari kesehatan.

Kemudian dari sisi makanan yakni karena nutrisi yang tidak seimbang juga bisa menjadi penyebanya kemudian tentu saja kurang makanan berserat dan terlalu lama mengkonsumsi makanan dengan lemak yang tinggi.

Selain itu juga sudah jelas karena kurang olahraga, terlalu banyak berdiam dan makan terus menerus apalagi makanan tidak sehat inilah yang menjadi cikal bakal sebagian besar kondisi usus besar tidak berfungsi dengan baik.

Selain itu juga karena adanya faktor lain seperti bakteri pada makanan yang masuk kedalam usus dan tidak bisa dicerna dengan baik ini akan mengendap dan membuat kinerja usus semakin tidak sehat akhirnya terjadi iritasi.

Kemudian pada wanita karena adanya gangguan hormonal juga bisa menjadi penyeba utamanya, selain itu sikulus mens yang tidak teratur. Jadi kami sarankan anda tetap lakukan konsultasi dokter jika kondisi ini terjadi pada diri anda.

IBS ditandai dengan seringnya buang air besar, terutama setelah atau selama makan, nyeri di sepanjang usus, buang air besar beberapa kali sehari, yang dapat bergantian dengan sembelit.

IBS dengan sembelit ditandai dengan kondisi pasien susah buang air besar bahkan bisa satu minggu sekali ini sudah bahaya tentu saja.

Kemudian dalam kotoran disertai dengan adanya lendir, ini adalah bagia ndari selaput lendir pada usus yang ikut keluar bersama dengan tinja.

Tanda-tanda yang harus waspada

  • Kembung terus menerus
  • Adanya lendir pada tinja
  • Gejala akan terasa sekali saat setelah makan atau minum
  • Penurunan berat badan yang cepat
  • Nyeri saat buang air besar
  • Kenaikan suhu tubuh

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *